Bantal Harus Diganti 6 Bulan Sekali

Ternyata banyak orang yang tidak tahu bahwa bantal yang tidak diganti selama lebih dari enam bulan bisa menimbulkan penyakit. Survei kepada 2.200 pria dan wanita menunjukkan bahwa 82 persen dari orang tidak tahu seberapa sering bantal harus diganti.

Selain kurang bersih, tidak mengganti bantal menyebabkan orang memiliki masalah pada leher dan penyakit lain karena tidak nyaman. Dari sisi kebersihan, banyak orang mengalami masalah jerawat dan alergi karena kotoran dan bakteri yang menempel pada bantal.

Dr. Robert Oexman sebagai Direktur Sleep to Live Institute menyarankan untuk mengganti bantal minimal enam bulan sekali. Menurutnya dari 20% orang yang menderita alergi, dua pertiga nya alergi tungau dan debu pada bantal. Biasanya ini terjadi pada orang yang alergi ketika oagi dan malam hari.

Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa bantal harus diganti 6 bulan sekali;

– Bantal yang digunakan dalam jangka waktu panjang dipenuhi tungau, debu, rambut, kulit mati, minyak wajah, air liur. Bakteri ini yang menyebabkan penyakit.

– Kemungkinan alergi lebih tinggi pada orang yang menderita asma atau infeksi pernapasan lain.

– Jika digunakan dalam jangka waktu lama, bantal akan kehilangan volumenya, sehingga bantal yang sudah tipis bisa mengganggu kepala, leher, dan bahu.

– Jarak antara kepala dan leher bisa mempengaruhi kerusakan pada tulang belakang pengguna. Mengganti bantal enam bulan sekali bisa menjaga keselarasan leher dan kepala.

Oleh itu, ganti bantal Anda setiap 6 bulan sekali agar kesehatan tetap terjaga dan tetap nyaman digunakan. Selalu usahakan rumah Anda dalam keadaan bersih agar kesehatan Anda dan keluarga tetap terjaga. Gunakan layanan dari Sparklin untuk membantu membersihkan rumah Anda. Untuk info selengkapnya,  dapat check di sini.

SPARKLIN