Kurangi Sampah Sisa Makanan dengan Trik Ini!

Menurut Food and Agriculture Organization of the United Nation (FAO), sebanyak 1,3 miliar ton sisa makanan dari seluruh penjuru dunia terbuang begitu saja. Dalam kategori negara berpendapatan menengah, Indonesia sendiri menempati posisi ketujuh negara yang sering membuang sisa makanan pada tahun 2018 berdasarkan studi yang dilakukan oleh Economist Intelligence Unit.

Tentu hal ini sangat mengkhawatirkan. Banyaknya sampah sisa makanan bisa meningkatkan pemanasan global karena adanya gas metan. Gas metan ini menyebabkan adanya efek rumah kaca. Di lain sisi, masih banyak orang yang sulit untuk memenuhi kebutuhan nutrisinya dengan makan makanan sehat. Untuk menanggulangi hal tersebut, Anda harus mulai beraksi kurangi sampah sisa makanan dengan trik ini!

Makan sesuai porsi

Seringkali saat terlihat makanan enak, tanpa Anda sadar mengambil porsi berlebih karena ingin menikmatinya. Hal ini akan berujung pada pembuangan sisa makanan yang tidak Anda habiskan. Anda harus paham betul porsi makanan Anda dan jangan sampai membuang sisa makanan yang semestinya masih dapat dikonsumsi. Jika makanan yang Anda inginkan hanya dijual dalam porsi yang banyak, ada baiknya bila membaginya dengan teman atau anggota keluarga. Jangan lupa bahwa Anda bisa membungkus sisa makanan tersebut untuk disimpan.

Jangan terlalu banyak membeli persediaan makanan

Saat berbelanja pangan, tentu ada keinginan membeli bahan makanan secara berlebih sebagai stok. Namun, tindakan ini seringkali mengarah pada sisa makanan yang terlanjur basi. Cara berbelanja seperti ini tetap dapat diaplikasikan, namun sebaiknya batasi pembelian pada bahan makanan dengan daya tahan lama, seperti makanan ringan dalam kemasan. Hindari membeli makanan mudah basi seperti sayuran dan daging. Pastikan bahan makanan mudah basi dihabiskan terlebih dahulu sebelum pergi berbelanja kembali. Teknik ini akan mengurangi jumlah sisa makanan yang dibuang.

Simpan buah dan sayur dengan cara yang benar

Ternyata tidak semua bahan makanan semestinya disimpan di kulkas. Beberapa bahan makanan seperti kentang, bawang, tomat, dan timun akan lebih baik disimpan dalam suhu ruangan dan diletakkan dalam keranjang. Selain menjadi lebih awet, memperhatikan karakter bahan makanan dapat menghindari sisa makanan basi akibat kelalaian dalam penyimpanan.

Atur posisi makanan dalam kulkas dan cek secara rutin

Gunakan metode first in, first out. Makanan apapun yang masuk kulkas terlebih dulu harus dikonsumsi dahulu. Untuk memudahkan Anda, posisikan makanan ‘lama’ di depan makanan ‘baru,’ misalnya letakkan yoghurt yang baru di belakang yoghurt lama. Dengan teknik seperti ini, Anda bisa menikmati makanan tanpa khawatir ada sisa makanan yang harus dibuang. Selain itu, hal ini memudahkan Anda untuk identifikasi sisa makanan yang akan basi dan produk makanan yang mendekati tanggal kedaluwarsa.

Membuang sisa makanan sama dengan membuang uang. Demi menjaga lingkungan dan menjaga lumbung keuangan, makanlah makanan sesuai porsi Anda. Kurangi sampah sisa makanan dan pastikan kamu sudah berusaha untuk menggunakan kembali sisa makanan sebelum akhirnya dibuang.

SPARKLIN